Beranda » catatan » Sepuluh Game Favoritku

Sepuluh Game Favoritku

 3164084_10047317_lz
Kemarin bikin survey sepuluh game favorit di Kafe POINers, grup tongkronganku di FB dan kemudian langsung kepikiran buat bikin artikel sepuluh game favoritku, itung-itung sudah lama gak nulis feature tentang dunia game. Well, kalau bicara game favorit sebenarnya ada sangat banyak karena aku memang suka sekali main game terutama game-gamenya Nintendo. Mungkin saja jawaban dalam daftar sepuluh itu isinya dipenuhi dengan judul-judul Pokemon, Mario, atau Zelda, tapi jadinya tidak seru. Kalau bicara serial game memang ketiganya adalah favoritku, tapi kalau bicara judul game favorit yang kumainkan, judulnya bervariasi di sepanjang ingatanku. Dan berikut ini adalah daftar sepuluh game favoritku random platform yang aku takkan bosan memainkannya. Aku sengaja memasukkan satu saja judul dari setiap serial game favoritku yang aku anggap paling mewakili serial tersebut agar daftar ini menjadi imbang. Langsung saja kita mulai hitungan mundurnya!
10.
Metal Slug


Metal_Slug_(cover)

Di nomor buncit ada game bergenre run ‘n gun atau shoot ‘em up, Metal Slug atau pelor besi. Aku pertama kali memainkan game ini saat pergi ke pusat dingdong di kotaku waktu masih SD dulu. Ketika memainkan game ini pertama kali aku langsung teringat game Contra, game sejenis yang pernah kumainkan di NES. Aku pun sangat antusias memainkan game ini karena aku memang suka dengan game sejenis ini. Awalnya aku cukup kesulitan memainkan game dengan duet Marco – Tarma sebagai karakter utamanya ini dimana aku tidak berhasil menyelesaikan setengah stage pertama. Perkenalanku di mesin dingdong itulah yang kemudian membuatku tertarik dengan serial Metal Slug sehingga tak heran bila semua judul game ini pernah aku mainkan dan tak lupa versi 3Dnya yang sayangnya belum sempat aku tamatkan. Meskipun judul-judul terbarunya lebih keren dari yang pertama, namun bagiku rilisan Metal Slug yang pertamalah yang paling bagus karena tampilannya sederhana dan lebih masuk akal (tidak ada alien cumi-cumi, LOL!). Memainkan Metal Slug membuatku berasa seperti tentara sungguhan di medan tempur yang penuh desingan peluru, suara ledakan dan tank-tank yang berbaris, sangat menghibur.

 

9.
Gran Turismo 2


GranTurismo2

Gran Turismo, franchise game balap yang sudah sangat terkenal tentunya. Aku pertama kali memainkannya pada judul ketiga, Gran Turismo 2 yang rilis di PlayStation. Gran Turismo 2 berhasil menyajikan sensasi balapan yang sesungguhnya, terlebih saat itu aku memainkannya dengan hardware stir milik pamanku. Mobil yang sering kugunakan saat memainkan game ini adalah Honda Civic hitam yang menjadi favoritku sepanjang masa dan aku suka memilih balapan di malam hari. Memainkan Gran Turismo 2 membuat balapan kota memang terasa menyenangkan, sehingga tak ayal bila aku jadi ingin memainkan game ini lagi padahal aku memainkannya dalam waktu yang sebentar saja. Duh, aku pingin main Gran Turismo 2 lagi!!!

 

8.
Final Fantasy


FinalFantasy--FamicomCover

Siapa tak kenal judul game RPG paling populer di dunia ini. Karena kepopulerannya serial game ini pun berlanjut hingga judulnya sampai dua digit. Seri-serinya terlebih yang tiga dimensi memang banyak disukai, tapi bagiku seri pertamanya atau Final Fantasy Original yang rilis di NES-lah yang terbaik. Yup, Final Fantasy pertama telah membawa semacam revolusi di dunia game, yang tentu saja sebelumnya berhasil menyelamatkan pengembang Square Soft dari kebangkrutan. Final Fantasy menawarkan sebuah petualangan tanpa batas, dimana kita akan memilih empat ksatria untuk berpetualang di dunia penuh fantasi mengalahkan penyihir jahat. Gameplaynya sederhana, membuatnya mudah dimainkan. Ceritanya dalam dan penuh aksi petualangan. Berbeda dengan seri-seri berikutnya, di seri pertamanya ini kita bisa memilih job ksatria yang kita inginkan mulai dari Warrior, Thief, hingga Black Mage sehingga unsur RPG-nya begitu terasa. Memainkan Final Fantasy berhasil membawaku ke dalam dunia petualangan penuh fantasi yang luar biasa menyenangkan, seolah aku adalah ksatria yang memimpin tiga temanku lainnya sebagai light warrior untuk mengembalikan kedamaian. Aku bahkan memberi nama empat kstaria yang kumainkan itu dengan nama-nama temanku, hehehe… Bener deh, memainkan Final Fantasy original benar-benar memberikan sensasi petualangan fantasi yang luar biasa! Sangat menginspirasi!

 

7.
Tetris


TetrisSovietChallenge

Oh ya, aku takkan pernah melupakan game kasual sederhana ini. Tetris adalah sebuah game sederhana yang menarik dimainkan, tentu saja pas untuk mengisi waktu luang. Aku pertama kali mengenal game ini saat masih kecil dulu, saat ayahku membawakan gamewatch Brick Game dari Samarinda. Waktu itu aku mengenalnya sebagai game nyusun bata, hahaha. Entah kenapa game buatan programs Rusia ini begitu menyenangkan dimainkan, hanya merubah formasi batu-bata lalu mengusahakannya untuk menciptakan garis. Game ini sangatlah populer di dunia sehingga mudah untuk menemukannya dalam beragam platform game, mulai dari mesin rumahan atau portable. Game Tetris seolah merupakan game kasual yang wajib ada di setiap platform dan sudah menjadi budaya game dunia. Sama seperti Final Fantasy, Tetris juga telah menciptakan revolusi game kasual sehingga tak heran bila game ini kemudian dikembangkan dalam berbagai bentuk dan versi. Ya, Tetris adalah game kasual terbaik dan sangat penting untuk mengisi waktu luang, apalagi dimainkan bersama-sama.

 

6.
Mortal Kombat: Deception


Mortal

Genre fighting satu lawan satu adalah salah satu genre yang aku suka, walaupun aku selalu kalah bila bermain multiplayer. Di antara judul-judul populer seperti Street Fighter atau Tekken, entah kenapa aku lebih memilih Mortal Kombat sebagai favorit terbaik, tepatnya judul Mortal Kombat: Deception. Aku tidak tertarik memainkan seri-seri awal game ini yang rilis untuk SNES ataupun Genesis karena menurutku gamenya kaku, meski begitu aku cukup mengenal karakter-karakternya seperti Liu Kang, Sub Zero, atau Shang Tsung. Aku barulah memainkan Mortal Kombat secara serius saat duduk di bangku kuliah, dimana waktu itu aku dan kakak iparku jalan-jalan di mall untuk membeli kaset game PlayStation2. Saat memilih game itulah aku melihat game Mortal Kombat: Deception yang kavernya bergambar Sub Zero. Langsung saja pikiranku teringat pada seri pertama Mortal Kombat dan entah kenapa aku lalu memutuskan untuk membelinya. Pada akhirnya keputusanku itu tidak kusesali karena aku benar-benar puas saat memainkannya. Aku berjumpa kembali dengan karakter-karakter lama yang dulu kukenal baik melalui game atau movienya, dengan cerita yang lebih gelap pada seri Deception ini. Aku pun langsung jatuh hati pada karakter Ermac yang desainnya telah dimodifikasi menjadi lebih keren bila dibandingkan seri-seri terdahulunya. Efek fatalitynya menjadi semakin keren dengan tambahan arena maut yang penuh dengan jebakan-jebakan mengerikan. Tapi Mortal Kombat: Deception tidak hanya menampilkan pertarungan sadis penuh dara, melainkan juga menampilkan fitur-fitur side game atau sampingan lainnya yang membuat game ini tidak membosankan seperti Konquest Mode, Puzzle Kombat, dan Chess Kombat, permainan catur kematian yang sarat unsur fatality. Dengan banyaknya fitur itu, Mortal Kombat: Deception menjadi game fighting yang tidak membosankan. Bila ada game yang sangat ingin aku mainkan kembali, jawabannya adalah game ini.

 

5.
Command & Conquer: Tiberian Sun
Plus Expansion Firestorm


Tiberian

Bila bicara petualanganku di dunia video game tentu tak bisa dilepaskan dengan genre real-time strategy atau game RTS. Seperti yang pernah aku ceritakan pada artikel lima game paling berpengaruh dalam hidupku, game RTS yang pertama kali kukenal adalah Red Alert 2. Dari pekenalanku dengan game Red Alert 2 itulah aku lalu tahu judul-judul lain dalam genre RTS, seperti tentunya serial Command & Conquer dan juga Age of Empires. Dimulai pulalah perburuanku terhadap game RTS hingga hampir semua judul game RTS populer sudah pernah aku mainkan. Di antaranya judul RTS itu, Command & Conquer: Tiberian Sun adalah yang terfavorit bagiku. Aku sangat senang memainkan Tiberian Sun serta expansionnya, Firestorm yang bagiku merupakan game RTS sederhana, mudah dimainkan dan menyenangkan. Tiberian Sun berfokus pada dua faksi yang saling berkonflik yaitu GDI dan Brotherhood of NOD, dimana kita akan memainkan salah satunya. Sama seperti RTS lainnya, Tiberian Sun menawarkan campaign atau story mode dan juga skirmish mode. Nah, skirmish mode adalah yang sering aku mainkan untuk mengisi waktu luang karena benar-benar terbukti membunuh waktu. Ceritanya pun seru, khas banget dengan Command & Conquer. Aku bahkan memiliki strategi tersendiri asli buatanku dalam memainkan game ini, yang bisa kalian baca dalam artikel Green Revolution. Kalau disuruh memilih antara GDI atau Brotherhood of NOD, aku lebih memilih berpihak pada Brotherhood of NOD karena menurutku faksi itu lebih keren dan evil, tentu saja. Sebenarnya aku bisa saja memasukkan judul Red Alert 2 atau Age of Empires 2 yang lebih bagus dari Tiberian Sun dalam daftar ini, tapi entah kenapa aku lebih tertarik memasukkan Tiberian Sun. Mungkin karena Tiberian Sun lebih sederhana dan mudah namun tetap menyenangkan, bahkan bila dibandingkan dengan RTS yang diklaim sebagai yang terbaik, Company of Heroes. Overall, memainkan Tiberian Sun memberikan sensasi menjadi prajurit sekaligus komandan tempur yang sangat mengasyikkan. Benar gak Kamerad?

 

4.
Harvest Moon


Harvest

Harvest Moon, game simulasi pertanian dengan elemen RPG dan sosial, siapa yang tak kenal judul ini? Kebanyakan gamer Indonesia mengenal game ini sejak judul Harvest Moon: Back to Nature (BTN) dan sejak itu judul-judul Harvest Moon berikutnya seperti Island of Happiness, Grand Bazaar, dan Tale of Twin Villages menjadi buruan. Banyak para gamer Harvest Moon yang kemudian berlomba-lomba memainkannya lalu memamerkan progress permainannya dengan menulis status di FB. Hahaha, sesuatu banget ya? Well, tapi bagiku bukan Back to Nature atau judul-judul mutakhir lainnya yang menjadi favorit, melainkan judul pertamanya yang hanya bertuliskan Harvest Moon saja tanpa embel-embel apa-apa. Yup, seri pertama Harvest Moon yang rilis untuk mesin Super Nintendo atau SNES adalah yang terbaik di antara judul Harvest Moon lainnya, in my opinion off course. Harvest Moon pertama begitu sederhana bila dibandingkan dengan judul-judul berikutnya yang kompleks, akan tetapi tetap saja menarik untuk dimainkan. Judul ini sekaligus menjadi game Harvest Moon pertama dan satu-satunya yang pernah aku tamatkan, hehehe. Aku memang pernah memainkan BTN sampai tahun kedua, namun setelah itu tidak aku lanjutkan jadi ya belum tamat. Memang aku sangat ingin memainkan judul-judul lain dari game Harvest Moon, tapi memainkan Harvest Moon tidak seperti game-game lainnya, butuh waktu lebih untuk dicurahkan saat memainkannya. Dan bagiku Harvest Moon yang pertama adalah yang aku favoritkan. Selain cerita dan tampilannya sederhana, gameplaynya pun mudah. Tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikannya bila dibandingkan judul-judul berikutnya, hal yang wajar mengingat game ini rilis di era terdahulu. Aku pribadi senang sekali saat memainkan game ini karena aku bisa menyalurkan keinginanku untuk menjadi petani. Memainkan Harvest Moon membuatku merasa seperti menjadi petani sungguhan… rasanya sangat menyenangkan!

 

3.
Pokemon Emerald Version


Pokemon Emerald

 Sebenarnya semua game berjudul Pokemon adalah game favoritku, sehingga bisa saja daftar ini semuanya dipenuhi dengan judul-judul game Pokemon mulai dari Red/Blue sama Black/White. Tapi ya gak adil kalau aku memasukkan semua judul itu dalam daftar ini, bagaimanapun game yang aku mainkan tidak hanya Pokemon. So, aku memutuskan untuk memilihkan satu judul saja yang aku anggap sebagai judul Pokemon terbaik untuk mewakili judul-judul Pokemon lainnya di dalam daftar ini. Dan judul itu adalah Pokemon Emerald Version. Ada banyak alasan kenapa aku menjadikan Emerald sebagai game Pokemon terfavorit yang pernah kumainkan. Jalan cerita yang sangat-sangat menarik, tentang peselisihan dua kelompok penjahat dan juga pertemuan legenda cuaca, serta gameplay yang apik dengan keberadaan Battle Frontier membuat pertarungan Pokemon menjadi lebih variatif tidak hanya menamatkan liga saja. Inilah game Pokemon terbaik yang memadukan berbagai unsur dan berhasil. Game ini juga punya kenangan sendiri bagiku karena aku menamatkannya dengan berpindah-pindah dari satu computer ke computer lain. So favourite, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh, Emerald adalah impian setiap Pokemon trainer dimanapun berada. Memainkan Pokemon Emerald serasa benar-benar berpetualang di dunia Pokemon yang penuh warna dan imajinatif, seru abis!

 

2.
The Legend of Zelda: Ocarina of Time


zelda

Zelda adalah salah satu serial favoritku dan sebagai serial favorit, tentunya banyak gamenya yang pernah aku mainkan. Sama seperti Pokemon, aku pun memilihkan satu judul saja untuk mewakili serial petualangan Link ini dan judul itu adalah The Legend of Zelda: Ocarina of Time. Ocarina of Time adalah game favoritku mulai dari pertama kali aku memainkannya. Ceritanya yang seru, gameplay yang beragam, kualitas audio video, tak ada yang diragukan dari game ini untuk menjadi salah terbaik dan tentunya terfavorit bagi siapa saja termasuk bagiku. Selain storyline utamanya menyelamatkan Hyrule dan Princess Zelda, Ocarina of Time juga menyajikan side-quest menarik yang berguna dalam menyelesaikan game. Tak hanya aksi, game ini juga menawarkan teka-teki hampir di keseluruhan permainan, mulai dari teka-teki dungeon hingga teka-teki boss. Semua unsur yang ada seakan saling melengkapi satu sama lain sehingga berhasil menyajikan satu jalinan game yang sempurna. Tentu saja fitur utama game ini yaitu Ocarina of Time tidak ketinggalan mengambil peran. Dalam menyelesaikan game kita memang dituntut untuk mempelajari banyak melodi yang kemudian dimainkan dengan Ocarina. Inilah salah satu nilai lebih Ocarina of Time dibandingkan dengan game sejenis dimana kita juga diajak bermain musik sembari berpetualang membabat monster-monster yang menghadang. Bagiku pribadi Ocarina of Time adalah game yang sangat berkesan. Untuk bisa menamatkannya aku mesti kucing-kucingan meminjam laptop tanteku, hehehe… Kenangan memainkan game ini pun seakan sulit dilupakan karena Ocarina of Time adalah petualangan yang sangat panjang, terlebih dengan fitur menembus waktu. Aku ingat sekali adik sepupuku senang sekali melihatku memainkan game ini dan bersama-sama kami menamatkannya. Ocarina of Time berhasil membawaku pergi berpetualang ke dunia Hyrule yang luas dengan ditemani Navi sang peri. Betapa menyenangkannya bertarung melawan monster dengan pedang dan panah, atau betapa mengasyikkannya menjelajahi padang Hyrule dengan menunggang Epona. The Legend of Zelda: Ocarina of Time adalah sebuah petualangan luar biasa yang takkan terlupakan. Dengar-dengar game ini dibuat ulang untuk 3DS, bikin aku jadi pingin beli 3DS aja…

 

1.
Super Mario Bros.


super mario bros. european

Semua game platform populer dimulai dari judul ini, Super Mario Bros. Rilis untuk mesin NES, dengan gameplay yang mudah serta musik yang khas, Super Mario Bros. langsung melejit menjadi primadona game kala itu. Game buatan Master Miyamoto ini memang mengasyikkan, kita menjadi Mario dan saudaranya Luigi berpetualang untuk menyelamatkan Princess Peach yang diculik oleh Bowser. Bisa dibilang game ini adalah game pertama yang kumainkan di platform rumahan. Aku ingat dulu aku sering memainkannya bersama kakakku. Well, inilah game yang paling aku favoritkan. Game ini telah menyihir masa kanak-kanakku dengan sangat indah, sebuah permainan sederhana namun menyenangkan bagi siapa saja. Dapat jamur, dapat bunga api, dapat bintang, naik awan… semuanya ada di Super Mario Bros. Ah, lagu overworldnya saja sekarang mendayu-dayu di kepalaku, seolah memaksaku untuk kembali menabuh drum. Tidak!!! Super Mario Bros. is the best game I’ve ever played! This is my absolutely favourite all of time! Kalian setujukan? Kalian setujukan? Hehehe…. Well, sebagai game yang sangat terkenal – mungkin paling terkenal di dunia – tak heran bila game ini kemudian dibuat ulang. Salah satu versi remakenya yang aku suka adalah remake untuk Super Nintendo yang disatukan dalam antologi Super Mario All-Stars dengan penggambarannya lebih bagus dengan background yang bagus pula. Entahlah, aku takkan pernah bosan memainkan game ini, Super Mario Bros. adalah game yang sangat berkesan dan akan aku favoritkan sepanjang masa…

 

cat

Well, itulah daftar sepuluh game terfavorit versiku. Sebenarnya aku ingin saja sih memasukkan judul-judul lainnya seperti Pokemon HeartGold, Pokemon LeafGreen, The Legend of Zelda: Oracle of Seasons, Samurai Shodown, atau Wave Race 64. Tapi ya karena memang aku mengupayakan agar daftar ini seimbang tak ada monopoli franchise dan genre, jadinya ya inilah daftar yang bisa kalian baca. Bagaimana menurut kalian? Apakah judul-judul di atas juga kalian favoritkan? Lalu bagaimana menurut kalian sendiri? Judul game apa sajakah yang kalian favoritkan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s