Beranda » ulasan » Phone Booth

Phone Booth

Saya pertama kali melihat iklan film ini saat duduk di bangku SMP. Dari iklan trailer yang sangat menarik saat itu membuat saya tertarik untuk menontonnya. Tetapi tentu saja, di waktu itu tidak mungkin bagi saya untuk menyaksikannya di bioskop. Waktu pun terus berlalu dan saya kembali menemukan film ini saat sedang berbelanja di minimarket terdekat. Awalnya saya tertarik melihat keranjang diskon VCD yang ada disana. Saya yang memang sangat mudah tergoda oleh diskon pun segera mencari-cari VCD yang bagus di antara tumpukan VCD yang ada. Secara tidak sengaja saya menemukan VCD film ini, yang secara kebetulan tinggal satu-satunya di dalam keranjang itu. Memori saya langsung kembali ke zaman SMP dulu dan saya pun tertarik untuk membelinya, walaupun saya berpikir berulang kali untuk membelinya mengingat uang saya tidak begitu banyak. Tapi kapan lagi saya bisa membeli VCD original hanya dengan harga sepuluh ribu kembali seratus rupiah saja? Dan akhirnya saya pun bisa menonton film yang saya idam-idamkan saat masih SMP dulu.
Phone Booth adalah film suspense yang mengisahkan tentang Stu Shephard (Colin Farrel), seorang pekerja humas arogan yang sedang menanjak sukses di New York. Hidupnya berubah ketika tanpa diduga ia menerima telepon pada sebuah telepon umum yang selalu dia gunakan untuk berselingkuh dari istrinya. Kini hidupnya berada di tangan penelepon gelap (Kiefer Sutherland) yang berada di salah satu gedung dengan senapan yang dibidik ke arahnya. Sebegai seorang sandera, dia dituntut untuk membeberkan kebenaran dari kebohongan-kebohongan yang selama ini dia katakan, baik kepada istrinya (Rdha Mitchell) maupun pada pacar gelapnya (Katie Holmes). Bergantung pada kecerdikan dan bantuan dari Capt. Ramsey (Forest Whitaker), kehidupan Stu akan berubah seluruhnya walaupun dia dapat meloloskan diri dalam keadaan hidup dari kejadian ini. Dari sutradara Joel Schumacher (Batman Forever, 8MM, Falling Down), film thriller suspense ini berisi action dan saat-saat menegangkan ketika kota New York akan terdiam untuk menyaksikan akhir yang mengerikan.
Cerita film ini sangat seru dan menegangkan, membuat siapapun yang menontonnya akan merasakan ketegangan mulai dari awal sampai akhir. Penuh drama, konflik, tragedi dan tentunya akhir yang tidak bisa ditebak membuat film ini pantas mendapatkan Box Office. Akting semua pemeran yang terlibat juga sangat meyakinkan, terlebih akting polisi gendut dan jangan lupa akting dari Colin Farrell yang penuh keringat.
Menyaksikan film ini membawa sebuah pesan dan amanat, dimana kita harus selalu berkata jujur kepada siapapun karena kebohongan hanya akan membawa kita pada permasalahan yang pelik.

Iklan

6 thoughts on “Phone Booth

  1. minggu kemarin g sengaja ntn di tv swasta, awalnya ragu ni setingny di telpon umum terus, tak liat judulnya bru sadar.. ooh phone both pantes. asli keren bgt suasananya… syg g ampe ending >< , ketiduran.

  2. Saya baru nonton tadi malem,deket” mau ending…tapi langsung ndak beranjak dari tempat duduk….
    Hu hah..huh…tegaaaaanggg…….tapi endingnya digantung ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s