Beranda » catatan » Hukum-Hukum Opini Publik

Hukum-Hukum Opini Publik


Hukum-hukum opini publik menurut Hadley Cantril

1. opini publik sangat peka atau sensitif terhadap peristiwa-peristiwa besar.

2. peristiwa-peristiwa yang bersifat luar biasa dapat menggeser opini publik seketika dari ekstremitas yang satu ke ekstremitas yang lain. Opini publik itu baru mencapai stabilitasnya apabila kejadian-kejadian dari peristiwa itu diperlihatkan garis-garis besarnya secara jelas.

3. opini pada umumnya lebih banyak ditentukan oleh peristiwa-peristiwa daripada oleh kata-kata, kecuali jika kata-kata itu sendiri merupakan peristiwa.

4. pernyataan lisan dan garis-garis tindakan merupakan hal yang sangat penting di kala opini belum terbentuk dan di kala orang-orang berada dalam keadaan suggestible mencari keterangan dari sumber terpercaya.

5. pada umumnya opini publik tidak mendahului keadaan-keadaan darurat, ia hanya mereaksi keadaan-keadaan itu.

6. secara psikologis opini pada dasarnya ditentukan oleh kepentingan pribadi. Peristiwa-peristiwa, kata-kata perangsang mempengaruhi opini publik hanya jika ada hubungannya yang jelas dengan kepentingan pribadi itu.

7. opini tidaklah menetap lama, kcuali jika orang-orang merasa bahwa kepentingan pribadinya benar-benar tersangkut atau jika opini yang dibangkitkan oleh kata-kata diperkuat oleh peristiwa-peristiwa.

8. sekali kepentingan pribadi sudah tersangkut maka opini tidaklah mudah diubah.

9. apabila kepentingan pribadi telah tersangkut maka opini publik di dalam negara demokrasi cenderung untuk mendahului kebijaksanaan pihak yang berwajib.

10. jika suatu opini didukung oleh suatu mayoritas yang tidak terlalu kuat, dan jika opini tidak mempunyai bentuk yang kuat pula maka fakta-fakta yang nyata cenderung mengalihkan opini dari arah penerimaan.

11. pada saat-saat kritis, rakyat menjadi lebih peka atau sensitif terhadap kemampuan pemimpinya, dan apabila mereka mempunyai kepercayaan terhadapnya maka mereka akan rela untuk lebih banyak memberikan tanggung jawab daripada biasanya. Akan tetapi, apabila kepercayaan mereka itu kurang maka mereka kurang mempunyai toleransi seperti biasanya.

12. rakyat akan kurang melakukan penentangan terhadap keputusan-keputusan yang telah diambil dalam keadaan darurat (kritis) oleh pimpinannya, apabila dengan cara-cara tertentu mereke akan diikutsertakan dalam pengambilan keputusan-keputusan tersebut.

13. rakyat memiliki lebih banyak opini dan berkemampuan membentuk opini-opini dengan lebih mudah alam hubungannya dengan suatu tujuan daripada terhadap cara-cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan itu.

14. cita-cita mewarnai opini publik sebagaimana halnya juga dengan opini probadi, dan apabila suatu opini semata-mata berdasarkan atas suatu tujuan daripada atas suatu penerangan maka hal itu cenderung memperlihatkan arah perhatian yang besar sekali terhadap peristiwa tersebut.

15. pada umumnya, apabila rakyat dalam suatu masyarakat demokrasi diberi kesempatan luas untuk memperoleh pendidikan, da ada kesempatan pula untuk mendapatkan penerangan-penerangan maka opini publik akan merupakan suatu pendirian yang lebih tahan uji, semakin cerdas pengetahuan rakyat atas tindakan-tindakan suatu peristiwa dan suatu gagasan bagi kepentingan sendiri, semakin cenderung pula mereka untuk menyetujui opini-opini yang lebih objektif dari para ahli yang realistis.

16. dimensi psikologis dalam suatu opini mempunyai peranan penting dalam hal pengarahan, intensitas, keleluasaan, dan kedalaman.

17. walaupun opini publik selalu bersesuaian, banyak hal yang tidak bersesuaian akan lebih jelas kebenarannya apabila cara berpikir diteliti dan prinsip-prinsip penilaian telah ditemukan, dan daripadanya opini khusus tersimpulkan.

Diambil dari Opini Publik, penyusun Betty RFS. Soemirat dan Eddy Yehuda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s