Beranda » kisahku » Modus Penipuan Meminta Pulsa

Modus Penipuan Meminta Pulsa

Beberapa hari yang lalu (sudah lama sih) kakakku mendapatkan sebuah sms seperti ini:

“Tolong belikan pulsa As 25rb di nomor mama, ini nomornya 085255240547 secepatnya penting karena hp orang ini saya pake sms.”

Kakak mengira sms itu datang dari tante saya, yang biasanya dipanggil mama oleh anak-anaknya. Kakak mengira salah seorang anak tante saya yang mengirimkan atau forward sms tersebut ke nomornya. Kakak yang sedang dalam perjalanan pun kemudian mampir untuk membeli pulsa kepada nomro tersebut tanpa rasa curiga sedikit pun karena tante memang biasa minta dibelikan pulsa. Nomor yang dipakai memang bukan nomor tante saya, tetapi kakak berasumsi kalau tante berganti nomor kembali karena tante memang suka gonta-ganti nomor akibat ulah lawan-lawannya dalam menangani kasus.

Sesampainya di rumah tante, kakak menanyakan apakah pulsa yang dibelikannya sudah sampai. Tante terkejut mendengarnya karena memang merasa tidak meminta untuk membelikan pulsa. Kakak bingung dan kemudian menanyakan lagi apakah tante berganti nomor. Tanteku menjawab kalau beliau tetap memakai nomor lamanya. Kakak lalu menanyakan pada anak-anak tante adakah yang mengirimkan sms minta dibelikan pulsa, tetapi anak-anak tante tidak ada yang mengiyakan. Akhirnya kakak menyimpulkan kalau dia baru saja kena tipu. Kakak shock karena beberapa hari sebelumnya dia selalu sial dan kehilangan uang, ditambah lagi dengan penipuan bermoduskan sms sok akrab yang meminta kiriman pulsa. Atas saran saya, Kakak menghubungi nomor tersebut namun rupanya kedua nomor tersebut tidak aktif, mungkin sengaja dimatikan agar tidak bisa dilacak dan pulsa yang dikirim mungkin sudah ditransfer ke nomor lain. Dan untuk kesekian kalinya keluarga kami kena tipu….

Malam ini, saat saya mengecek ponsel yang saya tinggal begitu saja di kamar, saya menemukan sebuah pesan baru di layar ponsel. Isinya sama persis dengan sms yang pernah diterima kakak, saya bisa tahu sama karena sebelumnya kakak menunjukkan sms tersebut ke saya. Rupanya ini adalah sebuah modus penipuan berantai. Tentu saja saya tidak membalas pesan tersebut, walaupun sepupu saya menyarankan untuk membalasnya dengan kata-kata, “Masih zaman ya beginian?”.

Kesimpulan saya, rupanya penipuan melalui sms masih saja ada. Modusnya pun makin bermacam-macam, mulai dari undian berhadiah, hingga yang terakhir ini. Kita harus lebih barhati-hati dan meneliti terlebih dahulu sebelum memutuskan. Kalau diamati dengan teliti, akan terlihat kesalahan penipu di dalam pesan yang mereka kirimkan. Pesan saya, jangan pernah mengirimkan pulsa kepada seseorang yang mengirimkan sms kepada Anda dan mengaku sebagai bagian dari keluarga Anda. Teliti lebih dulu dan baiknya melakukan konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan. Kalau perlu tanyakan siapa nama orang yang mengaku sebagai keluarga kita tersebut.

Saya berdoa semoga kita semua selalu terhindar dari segala bentuk kejahatan dan saya berdoa semoga mereka yang melakukan hal tercela ini bisa segera sadar dan menghentikan perbuatannya yang merugikan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s