Beranda » catatan » A Child Called It, An Epilogue

A Child Called It, An Epilogue

Aku merasa sangat beruntung. Masa laluku yang hitam sudah kutinggalkan. Seburuk apa pun masa laluku itu, aku jadi tahu bahwa hidupku sepenuhnya terserah padaku. Dulu aku berjanji pada diriku sendiri bahwa bila aku bisa keluar hidup-hidup dari situasi yang menimpaku, aku harus berhasil melakukan sesuatu. Aku harus menjadi yang terbaik sesuai kemampuanku. Begitulah aku hari ini. Aku memastikan bahwa masa laluku sudah kulepaskan, dengan menerima fakta bahwa bagian dari kehidupan itu hanyalah sebagian kecil saja dari seluruh kehidupanku. Aku sadar bahwa lubang hitam itu ada disana, senantiasa menunggu untuk menghisap aku dan mengendalikan nasibku selamanya, tetapi itu kalau aku membiarkannya. Aku melakukan kendali positif atas hidupku.

Dave Pelzer, A Child Called It Epilogue

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s