Beranda » kisahku » Perjalanan ke Kelud (bag.5 – habis)

Perjalanan ke Kelud (bag.5 – habis)

Bagian 5

walk

Setelah minuman yang berupa es teh tersebut sudah berada di tanganku, aku kembali turun ke bawah menuju ke tempat Huda, Nurul dan Ria menunggu. Kami lalu menuruni tangga yang sangat panjang. Bahkan turun pun rasanya melelahkan. Setelah menuruni tangga dengan beberapa kali istirahat, kami akhirnya tiba di sumber air panas gunung Kelud. Tampak sebuah jembatan penghubung yang masih dalam pembangunan. Rupanya sudah banyak pengunjung yang datang ke sini. Nurul yang berjalan paling awal melangkah menuju ke sebuah ujung dengan tangga mendaki tanpa mengindahkan kami. Sementara itu aku dan Ria tertarik untuk turun menuju ke sumber air panas yang sudah di depan mata. Huda pun menyusul adikku untuk memberitahukan bahwa aku dan Ria turun ke sumber air panas.

Di sumber air panas, terdapat banyak orang yang mandi dan beristirahat. Sumber air panas yang berasal dari kawah gunung Kelud pada akhirnya bertemu dengan mata air dingin dan menciptakan air yang hangat. Tentu hal ini sangat baik untuk kesehatan sehingga pengunjung pun tak melewatkan kesempatan untuk mandi. Tapi jangan coba-coba memasuki daerah dengan air yang panas, karena suhunya benar-benar panas! (kecuali buat latihan kalau nanti masuk neraka, silaken….nggak ada yang nglarang) Aku beristirahat sejenak sambil memasukkan kaki ke dalam air. Rasanya begitu menyegarkan setelah perjalanan panjang tadi. Sementara Ria asyik bercengkerama dengan pemuda yang baru dikenalnya di sumber itu.

Tak lama, Huda dan Nurul datang menyusul. Aku dan Huda lalu pergi ke muara air panas. Hawa di muara tersebut cukup panas dengan gumpalan asap yang menyelimutinya layaknya kabut di pagi hari. Tak lupa kami berfoto di sana.

Kami senang berada di sumber itu, tapi sudah waktunya kami kembali ke atas. Kmi berempat kini menghadapi tangga menanjak untuk kembali ke atas. Perjalanan menyusuri tangga terasa melelahkan dibandingkan saat menuruninya tadi. Banyak pengunjung yang klenger karena terlalu lelah memanjat tangga. Tak terkecuali kami berempat, terutama Ria yang berkali-kali meminta istirahat sehingga kami harus berhenti sejenak. Tampak juga seorang nenek-nenek yang sepertinya mau pingsan saat menaiki tangga curam itu. Tapi satu hal yang membuatku heran, ada seorang bocah kira-kira berumur lima tahun yang menaiki tangga dengan sangat entengnya (tentu saja ditemani orang tuanya). Anak itu bahkan sampai di atas hampir bersamaan dengan aku yang kemudian memutuskan lari menaiki tangga agar cepat sampai di atas (walaupun dengan setengah mati). Akhirnya, setelah bertahun-tahun menaiki tangga (hiperbola banget!), kami akhirnya sampai juga di atas. Kami pun memutuskan beristirahat di sebuah warung. Huda lagi-lagi mentraktir kami dengan membelikan mie goreng. Sebenarnya sih aku gak mau, tapi karena terus dipaksa dan juga kenyataan bahwa ini ditraktir, ya apa boleh buat…. aku nggak kuat nahannya!!!

Kenyang makan mi goreng, kami menyempatkan melihat atraksi wahana flying fox. Pengin nyoba juga sih, tapi biayanya itu lho yang nggak kuat (15.000 rupiah per-aksi).

Setelah puas dengan semua pesona gunung Kelud, kami memutuskan untuk pulang. Perjalanan pulang sama panjangnya dengan saat berangkat tadi. Kali ini Huda menunjukkan padaku jalan yang dijuluki ”jalan misteri”. Dijuluki demikian karena setiap mobil yang berhenti di jalan itu akan berjalan naik dengan sendirinya (Hiyy…ngeri bo!). Tak ada oleh-oleh berarti yang bisa dibawa pulang selain pengalaman baru yang mengasyikkan dan kenyataan bahwa….. shogun biruku rusak berat!!! Sepulang dari gunung Kelud, shogunku ngambek dan tak mau digas (gasnya tiba-tiba saja mati sendiri saat tengah berjalan). Maafin aku deh Shogun biruku karena telah memaksamu melewati medan yang berat……..(enak aja minta maaf! Emangnya gue apaan? Motor bagai manusia!!! – iklan spare part versi Serieus).

Selesai

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s