Beranda » kisahku » Tuhan, Sembuhkanlah Yasuko….

Tuhan, Sembuhkanlah Yasuko….

1_858120245l

Tuhan, sembuhkanlah Yasuko….

Yasuko adalah adik sepupuku yang berdarah campuran Jepang. Dia adalah anak yang pintar, rajin belajar, baik hati, dan suka menolong serta gemar menabung. Tak jarang dia mengorbankan kepentingannya demi kepentingan orang lain. Dia adalah kakak yang baik dan selalu menjaga adik-adikknya. Tapi kini dia sedang terbaring lemah tak berdaya di ruang ICU. Dokter belum berhasil mendeteksi penyakit yang menyerangnya. Awalnya, dokter mengira penyakit itu adalah demam berdarah. Gejala awal yang tampak yaitu susah bernafas, menggigil, demam tinggi, dan tubuh sangat lemas. Namun, ternyata bukan demam berdarah. Ada sebuah virus yang menyerang tubuhnya. Virus itu mulai merusak struktur darahnya dan juga menutupi paru-parunya. Perkiraan sementara, Yasuko terkena virus yang disebarkan melalui binatang. Yasuko adalah penyayang binatang. Dia memiliki peliharaan seekor kelinci yang ia letakkan di kamarnya. Tak hanya dia, adik-adiknya punya masing-masing punya satu. Orang-orang mengira kedekatannya dengan kelinci itulah yang menyebabkan Yasuko jatuh sakit. Aku pun mengira demikian karena di hari dia sakit, kelincinya meninggal secara misterius dengan bola mata yang hilang. Ibu Yasuko kemudian segera memerintahkan untuk menyingkirkan binatang-binatang peliharaan yang ada di dalam rumah.

p1010315

Kemungkinan yang menyebabkan Yasuko sakit adalah daya tahan tubuhnya yang semakin lama semakin menurun. Menjelang ujian akhir nasional SMA, Yasuko belajar dengan tekun. Dia bahkan ikut bimbingan intensif. Kesibukannya inilah yang membuat ketahanan tubuhnya melemah ditambah lagi Yasuko sendiri yang jarang makan. Sebenarnya sudah dari jauh hari Yasuko merasakan penyakitnya itu. Namun, karena ketekunannya dalam menuntut ilmu, dia tetap saja memaksakan masuk sekolah dan bimbingan dengan menyembunyikan penyakit tersebut. Bagi Yasuko, sangat disayangkan bila harus tidak masuk sekolah barang sehari saja. Hingga akhirnya dia tak memiliki ketahan tubuh lagi menahan penyakitnya itu.Dan virus itu pun menyerang Yasuko dengan mudah. Dia langsung jatuh dan dibawa ke rumah sakit. Ibunya yang berada di luar kota pun pulang dan menemaninya hingga kini. Sampai sekarang telah satu minggu dia dirawat di rumah sakit. Kondisinya kritis dan koma. Dia tak sadarkan diri dan jarum infus menempel di tubuhnya. Hasil sinar X menunjukkan bahwa paru-parunya terselubung zat berwarna putih, dan zat itu terus bergerak ke lambung dan seluruh tubuhnya. Sementara kini dia membutuhkan tranfusi darah karena darahnya telah rusak dan tak dapat lagi mengikat oksigen. Ada perkiraan dia terkena flu burung. Tapi semoga saja tidak.

Medengar kabar keadaan Yasuko yang kritis dan koma, sanak saudara datang membesuk. Teman-teman hingga guru sekolah tak luput ikut menjenguk. Sahabatnya bahkan datang jauh-jauh dari luar provinsi demi menjenguk Yasuko. Mereka merasa memiliki Yasuko yang terkenal akan kebaikannya. Semuanya berdoa semoga Yasuko segera sadar dan sembuh dari sakitnya dan dapat berkumpul kembali dengan mereka. Aku sendiri tak tega melihat keadaannya. Dia tampak terbaring lunglai dengan selang infus di wajah dan tangannya. Sangat menyedihkan.

Yasuko yang ceria dan selalu tersenyum, kini terbaring di tempat tidur rumah sakit. Yasuko tengah berjuang melawan virus mematikan yang tengah menggerogotinya. Kami semua terus berdoa untuk kesembuhannya. Kami ingin dia segera berkumpul kembali bersama kami.

1_616484685l

Sebelum jatuh sakit, Yasuko pernah bercerita bahwa dia sangat merindukan ibunya yang tengah bekerja di luar kota. Dan kini ibunya telah datang, dan menemaninya dari pagi hingga malam, hingga malam kembali berganti pagi. Seolah ingin menjadi orang pertama yang melihat Yasuko sadar. Dan ketika Yasuko nanti tersadar, ingin rasanya mengatakan, ”Ini Mama nak….Mama akan selalu ada di samping kamu…Maafin Mama ya……” Apakah ini jawaban dari kerinduan Yasuko?

Ya Tuhan, Kau Maha Penyembuh, maka sembuhkanlah dia….

Buatlah dia kembali bersama kami seperti sedia kala. Berikanlah dia kekuatan untuk menghadapi penyakitnya. Berikanlah kami ketenangan dalam menunggunya. Berikanlah dia kebaikan sebagaimana dia telah berbuat baik untuk kami semua. Kami bahkan bersedia menukarkan kebahagiaan kami demi kesembuhannya. Semua demi gadis baik hati yang telah mengukir kenangan indah di hati kami semua. Tuhan, dengarkanlah doa kami ini….

Yasuko, aku sedih melihatmu seperti ini…..

Bangkitlah Yasuko….

Jangan kalah oleh penyakit itu….

Aku yakin kau memiliki kekuatan untuk mengalahkannya….

Jangan membuatku cemas dan juga bersedih…..

Di sini terasa sepi tanpa kehadiranmu…..

Yasuko, cepatlah sembuh….

Kakakmu ini rindu membuatkan cerpen untukmu….

Kakakmu ini rindu untuk bermain tebakan denganmu….

Kakakmu ini rindu untuk membantu mengerjakan tugasmu….

Kakakmu ini rindu untuk mengetikkan setiap pekerjaanmu….

Kakakmu ini rindu berpetualang bersamamu….

Kakakmu ini rindu membelikanmu sebuah film…..

Kakakmu ini rindu membelikanmu gorengan…..

Kakakmu ini rindu meminjam uang padamu…..

Kakakmu ini rindu untuk mengganggumu…..

Kakakmu ini rindu padamu……

Pada senyummu, tawamu, dan keberadaanmu….

Tak hanya kakak yang rindu….

Tapi kami semua….kami semua yang pernah mengenalmu……

Ayah ibumu rindu keberhasilanmu meraih nilai tertinggi di kelas….

Saudaramu rindu bermain denganmu….

Sahabatmu rindu berbagi denganmu…..

Teman-teman dan guru-gurumu rindu belajar bersama denganmu….

Kami semua rindu padamu…..

Dan kami semua berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa….

Ya Tuhan, sembuhkanlah Yasuko……

10 Februari 2009

2 thoughts on “Tuhan, Sembuhkanlah Yasuko….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s